Permainan slime merupakan salah satu jenis permainan yang sangat digemari anak. Jenis permainan ini booming beberapa tahun yang lalu, sekitar tahun 2015, dan sampai saat ini masih banyak digemari anak-anak.
Slime merupakan mainan anak berbentuk kenyal dengan warna-warni yang mencerahkan dan sangat menarik perhatian. Kekenyalan slime membuat anak sangat suka memegang dan memencet bahkan menarik-nariknya.
Secara sederhana, slime dapat dibuat dari campuran sabun cair, lem kertas, air serta pewarna. Cara membuatnya pun cukup mudah. Hanya dengan mencampur bahan-bahan tersebut sesuai dengan komposisi takarannya masing-masing.
Nah, jika anak-anak Bunda juga suka bermain slime, berikut 5 manfaat slime bagi anak yang perlu Bunda ketahui.
1. Menjadi Sarana Penyaluran Emosi
Emosi anak dapat disalurkan lewat permainan slime. Saat mereka meremas slime, anak akan merasa nyaman. Kegelisahan, kejenuhan, perasaan mumet, dan bosan dapat tersalurkan dan berganti dengan rasa bahagia dan lega. Anak akan makin senang jika slime yang dipegangnya berwarna-warni yang indah dan menggemaskan.
Tentu saja, ini merupakan bentuk penyaluran emosi yang positif ketimbang anak harus berteriak atau bahkan memukul.
Baca Juga: 5 Manfaat Lego bagi Anak
2. Meningkatkan Konsentrasi
Bermain slime juga dapat meningkatkan konsentrasi anak. Bentuk kenyal dari slime akan membuat anak lebih tertarik untuk membentuknya menjadi apa saja yang diinginkannya. Untuk itu si anak harus berkonsetrasi agar dapat mewujudkan keinginannya. Dan hal ini baik untuk perkembangan anak karena ia dapat berlama-lama mengerjakan sesuatu.
3.
Membuat Anak Lebih Kreatif
Kreativitas
anak juga dapat terbentuk saat bermain slime. Slime yang kenyal dapat dengan
mudah dibentuk menjadi apa saja. Tentu saja untuk membentuknya dibutuhkan daya
kreasi anak. Semakin sering memainkan slime maka anak akan semain sering
berpikir dan berimajinasi akan membentuk slimenya menjadi apa.
4.
Memupuk/ Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Saat
anak berhasil membentuk slime menjadi aneka bentuk, maka detik itu juga anak
akan merasa lebih percaya diri. Anak akan merasa bahwa ia juga mampu berkreasi
seperti teman-temannya lain. Bahkan bisa jadi kreasi anak kita lebih baik dari
teman-temannya dan hal itu akan membuatnya semakin percaya diri. Ia akan merasa
dirinya hebat sehingga akan terus terpacu untuk menjadi lebih baik.
5.
Dapat Menjadi Penambah Uang Saku Anak
Kegemaran
anak pada slime ternyata juga dapat menjadi salah satu sumber income bagi anak.
Dengan mempelajari cara membuat slime secara sederhana seperti yang dijelaskan
di atas, si anak dapat kemudian menjual slime hasil buatannya ke
teman-temannya. Dengan berbahan dasar yang sederhana dan murah, anak
dapat menjual slime hasil karyanya menyesuaikan dengan uang jajan
teman-temannya.
Atau
jika hasil slime-nya lebih bagus, berkualitas dan bertahan lama, anak (tentu
saja dibantu orang tuanya) dapat menjual hasil karyanya secara online. Bukannya
sekarang banyak dijual slime secara online dan pembuatnya masih berusia dini.
Ternyata banyak ya manfaat si benda kenyal dan menggemaskan tersebut. Jadi, biarkan anak bermain slime namun tentu saja tetap dalam pengawasan orang tua. Terlebih jika anak masih kecil karena warna-warni slime sangat menggoda apalagi terkadang slime juga mengeluarkan bau yang harum (misalnya bau buah-buahan, bunga atau bahkan es krim). Khawatirnya, si anak yang masih kecil itu mengira slime-nya bisa dimakan.
Satu lagi, jika slime terkena rambut maka untuk melepaskannya, bisa dengan segera keramas. Membersihkan rambut kepala menggunakan sampo akan membuat slime segera terlepas dari rambut. Mudah, kan?
Yuk, ajak anak bermain slime.





Komentar
Posting Komentar